Tingkatan kerumitan permintaan bot telegram

Pembuatan program berbasis bot telegram sangat mudah sekali, semua orang bisa membuat program bot dengan sendiri. Bahkan dengan bantuan chatGPT sekalipun, saya sudah berpengalaman di bindang jasa pembuatn bot telegram selama 3 tahun. Merasakan sekali pembuatan bot telegram itu sulit terlebihnya untuk membuat program bot telegram berbasis Bot API.
Telegram memberikan dokumentasi abstrak yang tidak di lengkapi dengan panduan jelas mengenai bagaimana cara pembuatan ini, saya belajar dari awal sampai mahir. Selama 3 tahun menguasai API yang di berikan oleh telegram itu sendiri, saya mempelajari dengan seksama bagaiamana cara nya mengirim tombol, merespon tombol, mengedit pesan, menghapus pesan, mengedit caption, mengirim stiker dan sebagainya!
2 Tahun untuk mempelajari ini, 1 tahun menerapkanya dalam project nyata. Itu sebelum Era Ai seperti sekarang, saya hidup dari pekerjaan ini dengan gaji penghasilan yang terbatas. Mulai dari jam 8 pagi sudah di depan laptop ngoding, berhenti jam 1 makan, lanjut kembali sampai jam 5 sore, istirahat mandi makan lalu lanjut kembali sampai jam 1 dinihari.
Itu adalah pekerjaan yang sulit di lakukan, ketika saya bekerja dengan client menerima orderan karena terlalu miskin berapapun saya ambil. Selama bekerja selalu kejar-kejaran dengan deadline, dan selalu saja berada di bawah tekanan. Maksud di bawah tekanan itu adalah ketika saya tidak mampu mengerjakan sebuah program tapi di tuntut untuk mampu menyelesaikan sebuah program, mau gak mau harus saya kerjakan.
Kalau dulu permintaan program berbasis bot telegram sangat sederhana sekali, tidak terlalu banyak fitur rumit yang di butuhkan. Hanya saja pengelolaan data nya yang menjadi tantangan utama, gak mungkin telegram bisa mengelolah ribuan data yang di kumpulkan. Jadi terciptalah sebuah penyelesaian masalah yaitu WEB PANEL MANAGEMENT.
Karena sudah ada web panel managament maka kompleksitas meningkat, selain mendeveloping program bot telegramnya, juga harus ngoding mendesain backend processor dan UI interaktif khusuus sisi web. Ini tentunya tidak mudah jika hanya diberikann waktu 3 hari, kebanyakan program saya menyalin template hasil kerja sebelumnya untuk mempersingkat waktu.
Adapun template yang di salin mencangkup Pustaka program bot telegram kustom buatan sendiri, UI WEB PANEL yang sudah ada fitur Login, Reset sandi, pengaturan, dan halaman management role nya.
Remunerasi jasa pembuatan program bot telegram 200rb - 500 ribu itu hanya termasuk jasa, tapi karena saya miskin saya jadikan itu udah termasuk server bodoh kan. Tak heran ada banyak banget client yang berdatangan meminta buatkan program bot telegram mereka, tidak semua saya terima hanya sebagian kecil, dan saya bekerja berpacuh dengan waktu.
Masalah terus berdatangan mereka yang order tidak memperpanjang sewa server hingga skrip yang di berikan sebelumnya malah mati/di remove provider, ada juga yang sampai nunggak ketika saya gabung dengan server sendiri, ada juga yang bot nya di modifikasi sendiri nggak work dan banyak error malah komplain ke saya.
Seiring waktu permintaan akan program bot telegram makin sengit, orang pengen fitur yang lebih. Misalnya integrasi ke layanan payment gateway, ini bahkan sempat populer pada tahun 2021. Banyak payment gateway pada akhirnya menutup layanan mereka dan berhenti mendukung program bot telegram pada tahun 2024. Tripay, PayDisini, Midtrans, dan lainya.
Kerumitan pembuatan bot telegram makin tinggi dengan permintaan baru seiring waktu. Malah sudah keluar dari konteks bot telegram, mala menjadi aplikasi berbasis cloud bukan lagi program bot telegram. Aplikasi berbasis cloud adalah program cloud computing yang di mana bekerja sebagai backend.
Telegram sendiri merupakan aplikasi berbasis cloud, semua skrip dan program untuk client side di bagikan secara gratis dan open source. Telegram nya client server nya tidak di berikan kepada publik, inilah yang terjadi sekarang. Namun meskipun demikian hampir semua orang bisa membuat program bot telegram mereka sendiri tanpa harus menggunakan jasa.
Hadir nya jasa bot telegram hanya akan memberikan effisiensi waktu dan harga lebih ekonomis. Termasuk Netzku, kita menyediakan program bot telegram siap install dengan harga di bawah 100 ribu, sewa 1000/hari. Dan itu sangatlah murah di bandingkan dengan uang yang kita belanajakan sehari-hari.
So bikin bot telegram tidak lah sulit, hanya saja rumit kalau mau di terapkan beneran. ChatGPT bisa di ajak kerjasama bikin program bot telegram, ide nya dari diri sendiri. Kalau cuma ngandelin AI buat berfikir mereka bahkan membuat kita semakin pusing karena mekanisme dari model bahas itu sendiri sering banget menghapus program, mengubah program, bahkan me-rename nama-nama fungsi atau kata yang typo padahal kata typo sudah di definsikan di semua lingkup program.
Dokumentasi untuk membuat program udah tersebar luas, luangkan waktu + uangnya untuk dapat menjalankan program bot telegram. Ada Digitalocean, Vutr, atau Heroku atau juga server lain yang bisa kamu sewa tetap dengan biaya juga minimal 50rb. 😂